Kenali 4 Jenis Lebah Madu dan Produk yang Dihasilkan

Kamu sudah tahu belum 4 jenis madu serta produk yang dihasilkannya? yuk, cari tahu di artikel ini, PTD akan mengulasnya disini.

Siapa yang tidak mengenal lebah? Salah satu produk yang sangat bermanfaat adalah madu. Selain itu, masih banyak lagi yang dapat dimanfaatkan dari serangga yang satu ini.

Beberapa produk lain yang juga dihasilkan oleh serangga ini yaitu propolis, lilin lebah, dan juga royal jelly. Selain itu, jenis serangga ini juga sangat beragam.

4 Jenis Lebah Madu di Indonesia

Jika Anda membeli madu, pasti ada banyak sekali jenis madu yang ditawarkan mulai dari madu hutan, madu klanceng, madu liar, dan lain sebagainya. Perbedaan jenis madu ini ditentukan oleh jenis lebah madu yang memproduksinya.

Sebagai tambahan informasi, ini dia beberapa jenis lebah madu yang ditemukan di Indonesia:

Baca Juga: Beternak Lebah Trigona, Peluang Bisnis Sampingan yang Menjanjikan

Apis Dorsata

Lebah madu yang satu ini hanya bisa ditemukan di daerah hutan tropis dan sub tropis Asia termasuk di Indonesia. Apis dorsata sendiri saat ini belum bisa dibudidayakan sehingga produksi madu yang dihasilkannya harus diambil langsung dari hutan.

Dibandingkan dengan jenis lebah madu yang lain, Apis dorsata memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dan memiliki sengatan yang lebih menyakitkan.

Apis dorsata biasa membuat sarang lebah di cabang pohon. Pada satu koloni sarang lebah, diperkirakan ada sekitar 15-25 kg madu yang bisa diproduksi per tahunnya.

apis dorsata
id.wikipedia.org

Apis Mellifera

Dibandingkan dengan jenis lebah madu yang lain, Apis mellifera merupakan lebah madu yang paling difavoritkan dikalangan peternak lebah.

Selain dapat beradaptasi dengan cepat, produksi madunya juga lebih tinggi dibandingkan dengan jenis lebah madu yang lain dan dapat mencapai 35-40 kg per tahunnya.

Apis mellifera sendiri memiliki beberapa sub jenis yang sangat popular diantaranya Apis mellifera mellifera, Apis mellifera lingustica, Apis mellifera carnica, dan Apis mellifera caucasia.

Apis Florea

Anda pasti tidak asing dengan sebutan tawon. Tawon sendiri merupakan nama umum yang digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk lebah Apis florea. Tawon sendiri termasuk kedalam lebah madu liar yang tidak dibudidayakan.

Produksi madu dari Apis florea juga tergolong lebih sedikit dibandingkan dengan jenis lebah madu yang lain. Di pasaran, madu yang diproduksi oleh Apis florea lebih dikenal dengan sebutan madu lanceng.

Apis Cerana

Apis cerana merupakan salah satu jenis lebah madu yang bisa dibudidayakan. Lebah ini biasanya dibudidayakan dengan menggunakan kotak (stup) khusus lebah. Madu yang dihasilkan oleh Apis cerana dapat menghasilkan produksi madu sebanyak 2-5 kg per tahun.

Walaupun dapat dibudidayakan, namun produksi madu yang dihasilakn oleh Apis cerana dipandang kurang produktif. Selain itu lebah yang satu ini juga memiliki sifat ganas sehingga agak sulit untuk dibudidayakan.

Baca Juga: Serangga Terancam Punah, Apa Penyebabnya?

Produk Lebah Madu

Setelah mengenal berbagai jenis lebah madu yang ada di Indonesia, maka Anda juga harus mengenal berbagia hasil produksi yang dihasilkan oleh lebah madu tersebut. Beberapa produksi lebah madu diantaranya:

Madu

Hasil produksi lebah madu yang paling terkenal dan paling banyak diperdagangkan adalah madu. Madu sendiri merupakan cairan manis dari nektar bunga yang dikumpulkan oleh lebah pekerja.

Madu merupakan bentuk cadangan makanan yang dikumpulkan oleh lebah. Madu sangat bermanfaat bagi manusia karena memiliki energi yang tinggi dan juga sangat kaya akan nutrisi.

madu

Propolis

Propolis merupakan salah satu produk yang dikeluarkan oleh lebah madu yang berbentuk seperti perekat atau lem. Propolis sendiri dihasilkan oleh lebah madu untuk menambal atau menutup kerusakan pada sarang mereka.

Propolis sangat bermanfaat bagi manusia karena memiliki kandungan zat antibiotik sehingga sangat bagus dikonsumsi sebagai obat.

Royal Jelly

Royal jelly merupakan produk yang dihasilkan oleh lebah madu dan digunakan sebagai sumber makanan larva lebah. Royal jelly sendiri berbentuk cairan kental.

Royal jelly sangat bermanfaat bagi mansuia karena dapat dikonsumsi sebagai suplemen yang bisa meningkatkan stamina dan juga vitalitas tubuh.

Lilin Lebah

Lilin lebah merupakan hasil sekresi yang dihasilkan dari aktivitas lebah di sarang. Lilin lebah biasanya dimanfaatkan oleh industri kosmetik dan juga farmasi sebagai bahan dasar pembuatan produk obat dan kosmetik.

Itulah tadi beberapa jenis dan produk lebah madu yang harus Anda ketahui. Dengan mengetahui berbagai produk lebah madu, maka Anda bisa menentukan produk lebah mana yang sesuai dengan kebutuhan konsumsi.

Selain itu, pengetahuan terkait jenis-jenis lebah madu juga sangat bermanfaat jika Anda berencana melakukan pembudidayaan lebah madu dalam waktu dekat.


Itulah tadi 4 jenis lebah madu serta produk yang dihasilkannya. Bagaimana sobat PTD, tertarik untuk membudidayakan salah satu diantaranya? Semoga bermanfaat.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga:Fakta Unik Lebah, Sang Polinator Tanaman

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • https://alamtani.com/jenis-jenis-lebah-madu/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.