alpukat

Mau tau informasi mengenai kesuksesan petani alpukat? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Kesuksesan Petani Alpukat

Kisah Petani Alpukat Aligator

alpukat
regionalkompas.com

Baca juga: Petani Muda Sukses Dengan Usaha Singkong

Terdapat budidaya alpukat Markus Aligator mencapai berat 2 kilogram di Blitar, Jawa Timur. Pemiliknya Muhammad Iskandar warga Desa Pojok, Kecamatan Garum, Blitar mengatakan nama tersebut tak ada arti khusus.

Dinamakan demikian, karena alpukat itu hasil stekkan sendiri yaitu bibit dari Thailand dengan alpukat lokal (Blitar). Bibitnya alputkat awalnya diberikan teman ayahnya sepulang dari Thailand dan di stek kembali dan hasilnya sangat mengejutkan bisa sampai 2 kilogram.

Jika dibandingkan dengan alpukat lokal, ukuran alpukat Aligator jauh berbeda. Bisa sampai tiga kali lebih besar, karena rata-rata beratnya 2,2 kg per buah.

Iskandar merupakan generasi muda namun bukan lah petani alpukat yang baru mencoba. Ia mengaku sejak usia 9 tahun, sudah diajari bertani alpukat oleh ayahnya. Namun, yang membedakan dengan ayahnya, ia menekuni budi daya alpukat dengan cara menyetek sendiri.

Ukuran alpukat ini bisa mencapai ukuran kepala seorang bayi maka warga sekitar menamainya alpukat raksasan. Alpukat aligator terdapat 60 pohon.

Yang sudah berbuah berkali-kali dan buahnya sudah dijual.  Panen perdana alpukat tahun 2019 dan hasilnya bisa membeli lahan untuk memperluas lahan alpukatnya.

Selain itu, penghasilan dari menjual alpukat bisa mendaftarkan haji bersama istrinya dan beli mobil Honda Jazz.

Dengan citarasa yang khas dan buahnya besar dan keunikan dari pohonnya tidak terlalu tinggi namun berbuah lebat membuat alpukat ini diminati banyak orang.

Bahkan dikarenakna buahnya terlalu besar maka harus menguranginya hinga tingga 80 sampai 100 buah yang tigga dipohon agar batangnya tak sampai patah karena tak kuat menahan beratnya buah, sebab satu pohon bisa berbuah hingga 200 biji

Tak hanya besar, buahnya juga tahan lama atau tak mudah busuk dibandingkan alpukat lainnya yang hanya bertahan sepekan. Alpukat Aligator ini bisa bertahan sampai tiga pekan.

Rasa alpukat ini tak hanya pulen, tapi juga legit. Meski terlihat besar, kulitnya ternyata tipis sehingga dagingnya tebal.

Keuntungan Petani Alpukat

alpukat
bibitbuahku.com

Baca juga: Peluang Petani Garut Di Tengah Wabah Corona

Karena bentuknya yang jauh lebih besar dibanding alpukat lokal, maka harganya pasti berbeda, harga alpukat aligator Rp 30.000 per 1 kg.

Maka untuk satu pohon bisa menghasilkan uang Rp 6 juta karna satu pohon bisa dipanen rata-rata 100 biji dengan estimasi berat 2 kilogram.

Permintaan bibit juga tinggi, hingga mengirim pesanan bibit ke Palembang, Penajam (Kaltim) dan berbagai daerah lainnya. Dalam satu kali pengiriman bisa mencapai 5.000 bibit

Dengan kejayaan Alpukat Aligator ada juga pesaingnya yaitu alpukat Has asal Vietnam yang menguasai sejumlah sumpermarket Indonesia yang memiliki ukran hampir sama namun harga alpukat has jauh lebih murah yaitu Rp 21.000 per kilogram.

Bertani alpukat merupakan usaha yang menjaminkan bagi para petani muda yang ingin memulai usaha bertani dan prospek kedepannya juga sangat baik.

Keuntungan yang didapat saat ini sangat lah besar bahkan pengalaman pemilik untuk menggaji 15 karyawan saja masih mendapatkan keuntungan besar.


Itulah informasi mengenai kesuksesan petani alpukat aligator. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya soobat PTD!

Baca juga: Petani Milenial Kuasai Pasar Tradisonal di Jakarta

Sumber: Kompas.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.