ekspor kunyit

Mau tau informasi mengenai ekspor kunyit ke India? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Ekspor Kunyit

Program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian

ekspor kunyit
jawapos.co.id

Baca juga: Mentan Dukung Ekspor Mangga Gedong dari Sumedang

Mendukung program gerakan tiga kali lipat ekspor produk pertanian, Kementrian Pertanian (Kementan) terus mendorong komoditas pertanian ke pasar global

Serta mampu bersaing di pasar ekspor.. Berbagai komoditas pertanian seperti sayur-sayuran, buah-buahan hingga rempah telah dieskpor.

Seperti halnya di Ponorogo, Ipong Muchlissoni selaku Bupati baru saja melepas ekspor 110 ton kunyit ke negara India dengan total dalam setahun, petani di Ponorogo mampu mengirim kunyit mencapai 2220 ton.

Produk kunyit yang siap diekspor lewat CV Berkah Jaya milih Gigih Pratomo mendapat respon positif oleh Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementerian Pertanian Republik Indonesia Ir. Suparman.

Karena ini merupakan potensi yang sejalan dengan kebutuhan pemerintah pusat untuk menggencarkan penciptaan produk unggulan dan peningkatan jumlah lapangan kerja.

Kegiatan ekspor kunyit ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk mendorong pemasukan devisa negara melalui ekspor produk pertanian unggulan Indonesia sehingga dapat bersaing dimancanegara.

Oleh karena itu, untuk kedepan akan ditargetkan neraca perdagangan indonesia meningkat positif sehingga bisa meningkatkan volume ekspor dan memperluas pasarnya selain di Negara India.

Muhamad Sai’in selaku pengekspor kunyit mengatakan kunyit juga diperoleh dari daerah lain seperti Wonogiri, Pacitan, Madiun dan Nganjuk karena Ponorogo  belum mempunyai cukup banyak kunyit untuk diekspor.

Selain itu, Sai’in menceritakan awal bagaimana bisa mengekspor kunyit yaitu dengan cara mencari buyer lewat media sosial baik dari Alibaba, LinkedIn atau yang lainnya.

Setelah terkumpul maka mereka mendatangi kantornya untuk divalidasi. Setelah itu mengumpulkan data pembeli dan total permintaan dan sekarang sekali kirim bisa mencapai 110 hingga 150 ton kunyit.

Dimana kunyit tersebut digunakan sebagai bahan utama untuk ekstrak obat-obatan dan bahan masakan di India.

Harga Kunyit

ekspor kunyit
jatimnow.com

Baca juga: Ekspor Manggis Cianjur Sampai ke Abu Dhabi dan Taiwan

Harga untuk kunyit kering dari petani Rp 12-13 ribu per kilogram sedangkan nilai jual ekspor Rp 15 ribu per kilogram. Ini artinya dengan melakukan ekspor pendapatan petani jauh lebih meningkat

sehingga untuk mewujudkan kesejahteraan petani kunyit Ponorogo bisa tercapai. Plt Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Dirjen Hortikultura Sukarman sangat mendukung gerakan ekspor.

Dengan menekankan pihaknya akan memberikan bantuan alat perajang dan pengering kunyit. Karena potensi tanaman obat di Ponorogo sangat menjanjikan

Dan dapat membuka lapangan pekerjaan, terutama pekarangan yang kurang produktif bisa dikembangkan untuk kawasan tanaman obat.

Bupati Ponorogo juga memberikan saran agar jangan hanya barang simplisia, tetapi bisa barang jadi seperti bubuk atau jamu dan pastinya akan mendukung pengembangan kawasan.

Bisa melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunganya hanya 6 persen per tahun, jadi kalau kunyit waktunya 10 bulan dalam waktu 1 tahun pasti kembali.


Itulah informasi mengenai ekspor kunyi hingga ke india. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Gorontalo Siap Lepas Hasil Pertanian Untuk di Ekspor

Sumber: Detik.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.