jangan mallu jadi petani muda

Sebelum berpanjang lebar, sepertinya perlu kami terangkan terlebih dulu maksud dari judul artikel ini “1001 Peluang Usaha Petani Muda.”

Khwatirnya ada salah paham hehe …

Pertama, makna judul tersebut adalah kiasan atau bukan sesungguhnya. Pengertiannya, kurang lebih begini “Ada banyak peluang usaha untuk petani, terutama petani usia muda.”

Kedua, meski menggunakan kata “petani muda” tak berarti informasi dalam artikel ini hanya diperuntukkan bagi pembaca petani muda, tapi siapapun yang merasa mendapat manfaat dari informasi di dalamnya.

Syukur jika kebetulan anda adalah petani muda yang sedang mencari peluang usaha dengan harapan dapat penghasilan tambahan yang lebih baik.

Jika ternyata bisa terinspirasi dari artikel ini, kemudian sukses, ya alhamdulillah. Jadi tidak perlu berpikir cari kerja lain dengan merantau ke Jakarta atau kota besar lainnya.

Baca: 3 Alasan Kenapa Pertanian Terpadu Harus Dilakukan

Percayalah, baik menjadi petani di desa atau pun merantau ke kota berharap dapat pekerjaan dengan gaji besar, masing-masing punya tantangan sendiri-sendiri alias sama saja. Sampai di sini, semoga penjelasan judul “1001 Peluang Usaha Petani Muda” cukup jelas ya.

Jenis – Jenis Peluang Usaha

Kini, mungkin anda bertanya, “Peluang-peluang usaha itu apa saja?” Jawabannya adalah, pertama, artikel ini tidak akan menyebutkan satu per satu sebanyak mungkin jenis usaha yang bisa anda pilih.

Jawaban itu, bisa anda dapatkan di google dengan mengetikkan, “peluang usaha model kecil” dan sebagainya. Dalam satu klik, akan muncul sekian banyak artikel yang menawarkan jenis-jenis peluang usaha. Anda tinggal memilihnya.

Penulis tidak akan membahasnya seperti itu. Artikel ini hanya menyebutkan 1 – 2 contoh saja, untuk memperjelas teori saja.

Dalam uraian artikel ini, penulis lebih menekankan pada cara mencari ide 1001 peluang usaha petani muda dan menggalinya lebih dalam satu per satu. Sampai di sini, apa sudah cukup jelas. Jika belum, silahkan membaca ulang dari atas. Jika sudah paham, mari kita lanjutkan dengan paragraf berikut.

Ide Usaha untuk Petani Muda

Ada beberapa cara mencari ide 1001 peluang usaha petani muda;

1. Mulailah dengan apa yang paling anda sukai.

peluang usaha jadi petani

Misalnya, saat ini anda adalah petani cabai. Kebetulan sekali suka memasak sambal. Maka peluang usaha yang bisa anda pilih adalah membuat sambal, misalnya sambal yang bisa dikemas dan dijual secara online.

Pepatah mengatakan “sekali merengkuh dayung, satu dua pulau terlampaui.” Selain panen cabai, anda akan panen sambal juga.

Selain sambal, ada banyak sekali produk turunan dari cabai, baik cabai sebagai bahan utama atau pun pencampur.

Kalau kita ibaratkan cabai dan produk turunannya sebagai lingkar pusat, maka ada lingkar luar dari cabai, misalnya dari aneka bibit unggul, aneka jenis pupuk cabai dan perangkat teknologi pertanian penunjang kegiatan pertanian cabai. Semua itu bisa jadi peluang ide usaha yang bisa anda tekuni.

Jika anda sebagai petani cabai, tapi punya kegemaran yang tidak ada hubungannya dengan pertanian dan cabai, misalnya hobi otak-atik mesin motor alias modifikasi, bagaimana? Jawabannya, simak terus tulisan ini!

Baca: 5 Tips Sukses Dalam Bertani

2. Hargailah pengalaman karena pengalaman adalah guru yang paling baik.

Begitu nasihat sebuah pepatah. Artinya, kalau anda seorang petani cabai, alangkah baiknya dalam mencari ide usaha tak jauh-jauh dari profesi yang digeluti selama ini, meski pada akhirnya pilihannya tidak begitu anda sukai.

Misalnya, selama ini anda hanya fokus menyiapkan lahan, semai bibit cabai, tanam, merawat dan memanen. Setelah itu, penjualan mengandalkan pengepul atau tengkulak. Bagaimana jika kedepannya anda juga belajar mencari pembeli sendiri?

Kenapa harus menjual sendiri? Karena ada peluang mendapatkan hasil panen lebih baik ketimbang ketika menjualnya kepada tengkulak.

Di tahap awal, mungkin akan merasa berat. Selain karena tidak suka atau belum pernah berdagang, anda juga mungkin akan dipusingkan mencari para pembeli.

Apalagi jika anda berpikirnya adalah, harus menjual sendiri seluruh hasil panennya. Tapi bagaimana jika di masa awal belajar ini, cukup sebagian kecil saja yang anda jual sendiri, sisanya ke pengepul atau tengkulak?

Dengan pengalaman sekian tahun bergelut dengan cabai, upaya mencari pembeli tidak akan sesulit ketika anda harus belajar jualan produk atau barang yang sama sekali asing.

Misalnya anda memilih jualan komputer, sebuah benda yang tidak pernah anda tahu sebelumnya, sebuah barang yang ada sendiri juga tidak bisa memakainya. Jika seperti ini, bukankah lebih sulit untuk membayangkan siapa pembelinya?

3. Jadilah diri sendiri.

peluang usaha petani muda

Artinya, dalam memilih usaha tidak berdasar ikut-kutan. Saat orang beramai-ramai menjual cabai dalam bentuk kering karena laba yang menggiurkan, anda ikut-ikutan.

Bisa-bisa, anda bukannya untung, malah bunting. Padahal sejatinya anda lebih mampu dan menyukai membuat sambal. Jika ini terus diperjuangkan dengan keras, niscaya berhasil. Kerja keras tidak pernah mengkhianati hasilnya.

Baca: 5 Aplikasi Pertanian yang Harus Kamu Tahu

Nah, hanya dengan tiga cara mencari 1001 peluang usaha petani muda, dalam sekejap kita bisa mendapat begitu banyak ide.

Itu baru untuk objek hasil pertanian cabai. Rasa-rasanya, setiap komoditi yang ada, kita bisa mendapatkan banyak ide.

Jadi kesimpulannya, mulailah untuk membiasakan diri berpikir kreatif. Istilah susahnya, “think out of the box.” Maksudnya adalah cara berpikir yang berbeda dari kebanyakan orang.

Contohnya, jika kebanyakan pemuda di desa berpikir cara untuk mendapat penghasilan yang lebih baik adalah dengan pergi ke kota mencari pekerjaan, maka kita yang beruntung bisa berpikir kreatif akan memilih menciptakan peluang usaha.

Penulis Fuad Bakhtiar


Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini

Comments

  1. Terima kasih. Satu lagi artikel yang memotivasi untuk memulai mencoba bertani.

    Saya akan memulai menanam buah naga memanfaatkan petak kosong di halaman rumah. Mohon doanya biar bisa jalan terus.

  2. Hallo…
    Saya mulai tertarik menjadi petani muda, sejak mulai mendownload dan membaca artikel2 di app awal bulan ini, saya langsung memulai praktek dg membuat berbagai jenis pupuk kompos dg berbagai macam cara disamping rmh.
    Tp ada sedikit kurang, rasanya saya butuh mentor untuk sekedar sharing pengalaman dan pengetahuan, agar bisa interaksi langsung, bagaimana kah caranya?, ada solusi kah?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.