Budidaya Pepaya California

Sampai saat ini, pepaya California masih menjadi komoditi yang sangat diminati oleh para pembudidaya di berbagai daerah.

Di mata mereka, buah yang kaya akan kandungan vitamin C dan potassium ini, masih lebih populer ketimbang pepaya jenis lainnya.

Dengan harga yang cenderung stabil dan proses budidaya yang tergolong mudah, pepaya  ini sangat menarik para petani untuk terus menanamnya. Apalagi karena pasar memang sangat menyukainya.

Pepaya California Sang Primadona

Pepaya California bertengger di jajaran terdepan pepaya paling populer di tanah air.  Itu karena pepaya ini mempunyai beberapa keunggulan ketimbang jenis lainnya. Padahal, pepaya jenis lain juga tak kalah enaknya.

Selain mempunyai tekstur buah yang lembut, padat, tidak lembek dan manis, pepaya ini tidak berbau khas pepaya.

Daya tarik lainnya, ukuran buahnya juga pas untuk sekali konsumsi sehingga tidak perlu menyimpan sisanya dalam kulkas karena sekali kupas bisa langsung habis di makan.

Seorang petani sekaligus pemasok pepaya California di pasar-pasar buah di Jabodetabek, bisa mencatatkan omzet hingga 300 juta sebulan. Petani di berbagai daerah, juga meraup untung yang tidak sedikit.

Tak heran jika ada banyak petani tanaman buah lain yang kemudian beralih menanam pepaya ini. Omzet para petani dan pemasok itu bisa lebih besar seandainya produksi mencukupi. Kenyataannya saat ini, permintaan masih lebih tinggi ketimbang penawaran.

Asal-Usul Pepaya California

Tak jelas asal-usul kenapa pepaya yang bernama asli pepaya Callina ini berubah menjadi pepaya California. Beberapa pedagang mengaku nama “California” lebih menjual ketimbang nama aslinya.

Seolah-olah, buah temuan ilmuwan IPB Prof. Dr. Ir. Sriani Sujiprihati adalah buah impor. Seperti itulah kesan yang beredar di masyarakat. Padahal, benihnya itu asli Bogor.

Pepaya California

Varietas yang sekarang dikenal sebagai pepaya California ini, sebelumnya menjalani serangkaian penelitian sejak 2001 hingga akhirnya diresmikan sebagai varietas unggulan pada 2010.

Di Indonesia, ada beberapa jenis pepaya lain yang juga banyak beredar di pasaran seperti pepaya Bangkok, pepaya Hawai, pepaya Red Lady, pepaya Gunung dan pepaya Carisya.

Beberapa pepaya varietas unggul lainnya seperti pepaya Arum, pepaya Prima, pepaya Sukma, serta pepaya Delima.

Baca Juga: Budidaya Pepaya Aloha Prime di Desa Selosabrang, Jawa Tengah

Cara Budidaya Pepaya California

Dengan karakteristik dan keunggulan-keunggulan pepaya California serta masih tingginya kebutuhan pasar, ini menjadi peluang menjanjikan bagi petani yang ingin terjun ke budidaya buah yang satu ini.

Untuk itu, Pak Tani Digital merasa perlu berbagi informasi tentang dasar-dasar cara budidaya pepaya California dengan baik.

Sedikitnya ada 5 langkah, yakni pembibitan, pengolahan lahan, persiapan tanam, perawatan tanaman, dan penanganan panen dan pasca panen.

Pembibitan

  • Pilihlah bibit pepaya california yang bersertifikat untuk menjamin kualitas dan keaslian
  • Meski benih itu bersertifikat, kita masih harus menyeleksi lagi dengan cara merendamnyadalam air. Buang biji yang mengambang.
  • Selanjutnya,benih yang tenggelam, rendam sekitar 1 jam dengan air hangat.
  • Setelah itu,benih kita semai dengan cara menanamnya di media yang sudah kita siapkan. Bisa menggunakan polibag atau pot tray. Jika menggunakan pot tray, untuk ketinggian tertentu, mesti dipindahkan ke polibag yang lebih besar ketimbang pot tray. Harap diingat, saat menanam biji benih pepaya, cukup di kedalaman sekitar 1 cm aja dari permukaan.
  • Letakkan media pembibitan tadi di tempat yang tidak terkena air hujan langsung atau tempat yang terlalu terik sepanjang hari. Bisa dibuatkan atap transparan atau paranet.
  • Normalnya, setelah sepekan, bibit mulai tumbuh.

Pengolahan Lahan

Selama proses pembibitan, pada saat bersamaan lahan harus dipersiapkan, seperti

  • Cangkul lahan dengan kedalaman 20 – 30 cm agar lahan bakal media tanam gembur.
  • Untuk itu, bongkahan tanah dihancurkan sampai agak lembut untuk memastikan tingkat kegemburan tanah.
  • Membuat lubang tanam dengan lebar kurang lebih 10 cm x 10 cm dengan kedalaman 30 cm.
  • Kemudian, isi lubang dengan pupuk kandang dan diamkan selama seminggu.
  • Setelah itu, aduk pupuk dengan tanah galian lubang.
  • Diamkan sampai bibit tanaman pepaya California siap dipindahkan.
  • Akan lebih optimal hasilnya jika lahan tanam dibuat bedengan agar aliran air lancar saat turun hujan.

Persiapan Tanam

  • Pastikan bibit sudah punya akar dan batang kuat.
  • Setelah punya akar dan batang kuat, baru dipindahkan ke lahan terbuka.
  • Syarat lain untuk memindahkan bibit pepaya, sebaiknya setelah bibit pepaya mempunyai setidaknya 5 daun dengan tinggi batang sekitar 30 cm.
  • Tanam bibit dalam lubang yang sudah disiapkan.
  • Siram tanaman hingga bisa beradaptasi. Masa adaptasi biasanya antara sekitar 1 pekan.
  • Jika ada tanaman yang mati, segera ganti dengan yang baru.

Perawatan Tanaman

  • Agar pepaya California tumbuh dan berbuah optimal, pemupukan yang tepat dan berkelanjutan sangat penting untuk diperhatikan.
  • Di masa penyemaian, bibit tanaman bisa dikasih garam sebagai pupuk . Garam dapur megandung kalium tinggi yang lebih menjamin bibit pepaya tumbuh dengan baik.
  • Kemudian, setelah bibit tanaman dipindahkan ke lahan sesungguhnya, bisa diberikan pupuk kimia, kompos, atau pupuk kandang. Semuanya punya keunggulan. Tinggal tergantung si petani mau menggunakan yang mana dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu.
  • Selain pemupukan, juga ada penyiraman. Jika sedang tidak ada hujan,penyiraman sebaiknya dilakukan pagi dan sore
  • Atasi hama dengan obat tanaman dengan tepat.
  • Pastikan tidak ada gulma yang tumbuh liar.

Penanganan Panen dan Pasca Panen

  • Petik buah yang sudah tua atau mulai masak.
  • Setelah dipetik dari pohon, letakkan sementara di tempat yang teduh.
  • Sebelum dijual ke pasaran, pastikan buah disortir untuk memastikan buat layak jual.
  • Hal penting yang harus diperhatikan dalam menangani panen buah pepaya California, hindari banyak benturan dan goresan agar pepaya tidak catat dan tetap tampil mulus. Pepaya yang rusak akibat penangan yang sembarangan, bisa menurunkan nilai jual pepaya.

Secara umum, tidak ada hal spesifik dalam upaya budidaya pepaya California. Hal itu memberikan keuntungan tersendiri bagi Anda yang ingin membudidayakannya.

Selain proses budidaya yang mudah, pepaya yang satu ini punya daya tarik yang tinggi di pasaran.

Baca Juga: Abdul Qohar, Petani Pepaya Calina yang Berpenghasilan 18 Juta per Bulan

Buah Pepaya California

Produksi Pepaya Dunia

Menurut beberapa sumber, misalnya Wikipedia, Indonesia adalah produsen pepaya terbesar keempat dunia setelah India, Brasil, dan Meksiko.

Data Kementerian Pertanian menyebutkan produksi rata-rata mencapai lebih dari setengah juta ton/tahun. Angka itu masih terbilang kecil mengingat pengembangan tanaman buah yang satu ini masih banyak kendala, di antaranya sedikitnya varietas unggulan.

Meski begitu, produksi pepaya Indonesia masuk dalam peringkat 20 besar negara produsen buah tingkat dunia. Selain pepaya, ada 7 buah lain dari Indonesia yang masuk peringkat tersebut seperti alpukat, pisang, nanas, jeruk, semangka, manggis dan jambu biji.

Hingga kini, berbagai ilmuwan tanaman pangan terus mengembangkan varietas-verietas buah unggulan, untuk mensejajarkan dengan negara-negara penghasil terbesar buah segar.

Tanaman pepaya yang bernama Latin Carica Pepaya merupakan tanaman asli Meksiko bagian Selatan dan Amerika Selatan bagian Utara. Tanaman ini bisa sampai ke Indonesia berkat Portugis di masa penjajahan dulu. Ya, tanaman pepaya termasuk mudah beradaptasi dengan lingkungan tropis, seperti Indonesia.


Demikian sekilas informasi seputar pepaya California, daya tarik, dan cara budidayanya. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: Cara Menggunakan Pupuk Daun Pepaya dan Manfaatnya

Penulis: Fuad Bakhtiar

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Referensi:

  • https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-pepaya-california
  • https://www.viva.co.id/arsip/699492-manisnya-bisnis-pepaya-california-omzet-capai-rp200-juta
  • https://www.academia.edu/9348024/Asal_Mula_Tanaman_Pepaya
  • https://www.infopepaya.com/2015/11/varietas-pepaya-paling-populer-dan-unggul-di-indonesia.html
  • http://www.litbang.pertanian.go.id/buku/InoTek-Ketahanan-Pangan/Bab-V/bab-5.8.pdf
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_produksi_pepaya
  • https://lampung.tribunnews.com/2015/11/28/indonesia-peringkat-lima-negara-produsen-rambutan-dan-salak-terbesar-di-dunia
  • https://www.republika.co.id/berita/trendtek/sains/11/07/27/loyssl-siapa-bilang-pepaya-california-dari-as-pakar-ipb-yang-merekayasa-kok
  • https://banjarmasin.tribunnews.com/2018/08/04/petani-hst-sukses-tanam-pepaya-california-raup-rp-10-juta-lebih-tiap-bulan
  • https://agrokomplekskita.com/analisa-usaha-budidaya-pepaya-california/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.