Persedian Gula Menipis, Apakah Harus Impor Gula ?

Mau tau informasi mengenai persedian gula? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Persediaan Gula

Persediaan Gula Sudah Menipis

gula
pixabay.com

Baca juga: Ungkapan Mentan Terhadap Harga Kopi Blawan Sebesar 450ribu/kg di Berlin

Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) memprediksi pasokan gula dan garam industri hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi hingga Februari 2020. Kebutuhan gula dan garam diprediksi meningkat terlebih menjelang Ramadan.

Oleh karena itu, pengusaha mendesak pemerintah segera mengelurakan kuota impor gula dan garam untuk menjaga kelancaran produksi industri.

Karena banyak pengusaha makanan dan minuman olahan khawatir hal tersebut akan mengganggu produksi karena garam dan gula merupakan bahan baku utama.

Dengan minimnya pasokan gula dan garam industri saat ini belum mempengaruhi harga lantaran telah terjalin kontrak kerja sama antara distributor dan pengusaha.Gapmi juga meminta agar bahan baku industri olahan diberi kejelasan agar tidak mengganggu produksi.

Minimnya pasokan gula industri ditengarai akibat kebutuhan masyarakat yang terus meningkat, sementara produksi domestik stagnan membuat neraca gula nasional mengalami defisit.

Untuk memenuhi kebutuhan gula domestik serta menstabilkan harga dalam negeri, pemerintah setiap tahun harus impor gula dari luar negeri.

Berdasarkan proyeksi Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian konsumsi gula domestik 2017 diproyeksi mencapai 5,07 juta ton sementara produksi hanya 2,47 juta ton. Alhasil, neraca gula mengalami defisit 2,6 juta ton.

Konsumsi gula diproyeksi akan terus meningkat menjadi 5,26 juta ton pada 2021 sementara produksi hanya mencapai 2,48 juta ton, sehingga terjadi defisit 2,78 juta ton.

Wilayah yang Stok Gulanya Menipis

gula
bisnistempo.com

Baca juga: Mentan Dukung Ekspor Mangga Gedong dari Sumedang

Bulog Provinsi Kalimantan Selatan mengakui stok gula di banua sudah menipis untuk persediaan satu bulan kedepan untuk itu perlu mendatangkan gula secepatnya.

Stok gula di provinsi Kalsel sudah menipis tinggal 4 ton saja sedangkan normalnya kami datangkan 1000 ton gula.

Gula tidak dijual partai lagi, karena stok gula menipis.Karena gula tidak terkait permasalahan cuaca karena memang stoknya tidak ada. Biasanya Kalsel mengambil Gula di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Sulawesi.

Selain itu memipisnya stok gula juga terjadi di Kota Jambi data yang diperoleh oleh Verum Bulog Jambi, saat ini persediaan gula hanya 2000 ton.

Jambi menghabiskan gula sekitar 4000 ‎ton, artinya dengan jumlah yang ada saat ini, maka 2000 ton itu hanya cukup menahan setengah bulan.  ‎Sekarang tengah diperjalanan sekitar 1800 ton.

Belum lagi yang ada di Gudang pusat. Pemerintah memberi imbuhan bahwasannya jangan khawatir akan stok gula yang memipis.


Itulah informasi mengenai persedian gula yang sudah menipis. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Kesepakatan Perkuat Kerjasama Bidang Pertanian dengan Italia

Sumber: Katadata.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.