petani

Mau tau informasi mengenai pertanian yang harus berproduksi ditengah wbaah covid-19? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya.

Sektor Pertanian Ditengah Wabah Covid-19

Kekuatan Sektor Pertanian

petani
liputan6.com

Baca juga: Akibat Corona Kopi Jadi Senjata Hadapi Pelemahan Ekonomi

Kebijakan mengenai agar produksi pertanian tetap berlanjut ditengah mewabahnya virus corona (Covid-19) didukung oleh Ketua Kementrian Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo

Bahkan digenjot hingga berlipat-lipat agar bisa menjaga stabilitas pasokan bahan pangan di Indonesia.

Hal ini dikarenakan sektor pertanian mampu menjadi pilar kekuatan ditengan wabah virus ini dan memiliki potensi yang besar dalam menumbuhkan ekonomi nasional.

Aktivitas pertanian dinilai tidak oleh berhenti, Kemtan akan terus optimalkan SDM Pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Presiden Joko Widodo mengintruksikan semua Kementerian dan lembaga negara untuk memprioritaskan kebutuhan bahan pokok.

Sebagai pasokan masyarakat selama proses pengendalian penyebaran Covid 19 di Indonesia.

Maraknya virus corona ini akan membuktikan betap kuat sektor pertanian walaupun diterpa krisis ekonomi, petani menjadi orang paling depan untuk memenuhi kebutuhan pangan ditengah pandemi dunia.

Namun sebaiknya para petani juga diharapkan diberi penanganan covid-19 agar mereka juga mendapatkan rasa aman ketika harus melakukan produksi.

Dengan adanya kebijakan ini maka harus tetap membantu para petani, para pekerja harian, buruh, nelayan dan pelaku UMKM agar daya belinya tetap terjaga serta terus beraktivitas dan berproduksi.

Ketersediaan Pangan Aman

petani
CNNindonesia.com

Baca juga: Peluang Petani Garut Di Tengah Wabah Corona

Dalam kesempatan ini, kepala negara juga meminta agar semua pihak melakukan refocusing kegiatan dan melakukan realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19.

Kata Presiden, langkah ini sudah ada landasan hukum yang ditandatangani berupa Inpres Nomor 4 Tahun 2020. Selain memerintahkan refocusing dan realokasi.

Inpres ini memerintahkan percepatan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19.

Presiden menyatakan bahwa stok pangan Indonesia sejauh ini cukup untuk memenuhi kebutuhan 267 juta penduduk Indonesia.

Untuk itu, dia berharap agar masyarakat tidak perlu panik, terlebih saat menghadapi pandemi virus corona. Hal ini dibuktikan ketika Presiden Jokowi sidak langsung ke Bulog

Untuk melihat ketersediaan lebih dari cukup, ditambah lagi april akan panen raya sehingga penyerapan oleh Bulog juga harus diatur

Meski cukup, namun Presiden tetap meminta agar jajarannya terus memberi kepastian ketersediaan dan stabilitas harga barang-barang kebutuhan pokok lain yang diperlukan masyarakat.


Itulah informasi mengenai petani yang harus terus berproduksi selama wabah Covid-19. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Jangan Impor, Corona Peluang Besar Pertanian

Sumber: Detik.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.