Petani Muda dari Merbabu Tidak Malu Menjadi Petani

Mau tau informasi mengenai kisah petani muda dari Merbabu? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Petani Muda Sukses

Kisah Petani Muda dari Merbabu

petani muda
trubus.com

Baca juga: Semangat Bisnis Ekspor Petani Muda dari Bali

Dunia pertanian yang sudah melekat sejak lahir karena timbuh di lingkungan petani yang sejuk di Di kaki Gunung Merbabu, tepatnya di Desa Kopeng, Kabupaten Semarang, ada sosok pemuda yang sukses menekuni bisnis sayur organik.

Berawal dari keprihatinan terhadap kondisi pertanian Indonesia yang semakin lama tergantung dengan pupuk kimia dan pestisida sintesis tanpa memperhitungkan dampak pada ekosistem pertanian.

Dengan sistem Pertanian organik memiliki analisis biaya produksi yang lebih rendah dan akan menguntungkan petani.Bertani organik adalah bentuk pertanian jujur, menyehatkan alam, petani dan konsumen.

Pengelolaan lahan dilakukan dengan konsep kembali ke alam, menggunakan pupuk alami, tidak menggunakan pestisida kimia berbahaya, melainkan dengan pestisida nabati dan agen hayati.

Keseriusannya bergelut dibidang pertanian dibuktikan dengan dibangunnya unit usaha  Sayur Organik Merbabu (SOM) tahun 2013 silam.

SOM dibentuk sebagai unit usaha penyedia komoditas sayur organik sekaligus sebagai mitra petani organik di daerah lereng Merbabu. Tenaga kerja yang dilibatkan dalam mengelola unit usaha SOM diambil dari masyarakat sekitar.

Teknis budidaya di arahkan langsung oleh Sofyan dan ayahnya, sedangkan untuk marketing di kelola oleh kakaknya Hamzah Ari Wibowo.

Misinya menjadikan sayur organik sehat dapat dinikmati semua kalangan masyarakat dan mulai mengedukasi petani-petani sekitar untuk beralih ke pertanian organik yang ramah lingkungan.

Kehidupan masyarakat akan lebih sehat jika mengkonsumsi sayur-sayuran yang ditanam secara organik dan akan menjadikan lahan pertanian lebih baik untuk lingkungan sekitar.

Tidak mudah menjelaskan itu kepada petani dan ini menjadi tantangan baginya, diawali banyaknya hama dan penyakit yang menyerang tanaman.

Dengan seiring pengalaman berbudidaya, kendala dapat diatasi menggunakan pestisida hayati dan nabati yang mudah terurai dan tidak berbahaya bagi tanah, tanaman dan manusia.

Sebagai contoh, Sofyan  menggunakan pestisida dari titonia, mimba, temu-temuan, serta agen hayati tricoderma.

Bantuan Dukungan dari Pemeritah

petani muda
trubus.com

Baca juga: Petani Muda Sukses Ekspor Baby Buncis Rp 400 Juta

Komoditas yang dipilih  untuk ditanaman ialah Sawi Pagoda, Spinach/horenzo, kol ungu, Kale, Selada Merah, Selada Hijau, EndiveBasilPapermint, Okra, bit, lobak, labu siam dan masih banyak lagi.

Wilayah pemasaran SOM pun meluas mulai dari Salatiga, Semarang, Magelang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Depok sampai pasar luar pulau seperti Balikpapan.

Dalam mengembangkan usahanya dibantu oleh pemerintah dari Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang.

Bantuan yang diberikan tidak saja dalam bentuk alat pertanian, tetapi juga dalam pengembangan usaha dan perolehan sertifikasi pertanian organik.

Pada tahun 2020, dengan skema akses mengikuti aset, ada 24 bidang tanah pertanian anggota Kelompok Tani Citra Muda yang didaftarkan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Selain dukungan dan pendampingan dari dinas terkait, Sofyan juga merasa terbantu dengan program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang.

Kerja keras dan perjuangan petani melalui hal-hal kecil dan sederhana misalnya menghabiskan makanan yang kita makan.

Perlu berbulan-bulan menumbuhkan tiap bulir padi, tiap helai sayur, tiap umbi tanaman. Bukan pekerjaan yang sederhana tentu. Sudah selayaknya kita bangga menjadi petani.


Itulah informasi mengenai kisah petani muda yang sukses bertani sayur organik.Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Sandi Octa Susila, Sang Petani Muda Sejak Kuliah

Sumber: Petanimuda.org

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.