petani muda

Mau tau infrormasi mengenai petani muda dari Bali? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Petani Muda dari Bali

Petani Muda asal Bali

petani muda
makassar.tribunnews.com

Baca juga: Potensi Pertanian Sumut Ekspor Hingga Rp 79 Miliar

Tenaga da semangat anak muda sangat dibutuhkan pada sektor pertanian untuk mengembangkan hasil pertanian hingga ke mancanegara dan sudah waktunya anak muda ambil peran untuk peningkatan hasil pertanian.

Hal ini ditunjukkan oleh Muhamad Rian Saputra berasal dari Bali, anak muda satu ini memiliki semangat tinggi dan pantang menyerah, diusia 29 tahun ia mampu  mengekspor produk pertanian hingga ke Mancanegara.

Setidaknya 10 negara sudah order dari dirinya, menerapkan prinsip fokus dan siap banting tulang usaha ini sudah sudah membuahkan hasil.

Awal dari keberhasilan ini adalah ia bertani menggunakan aplikasi Farmer App dan untuk menjualnya menggunakan BOS Fresh Retail, selain itu untuk pendanaan kami ada namanya nabung tani untuk membantu petani yang tidak punya biaya.

Gerakan Ekspor Petani Muda

petani muda
mediaindonesia.com

Baca juga: Sergai Salah Satu Pilar Kekuatan di Sektor Pertanian

Melalui Bali Organik Subak (BOS) sudah dapat mengekspor manggis hingga menyentuh angka Rp 100 Miliar dan menjadi terbesar di Bali dengan volume 850 ton.

Komoditas lainnya juga akan dipersiapkan seperti mangga kita sudah ekspor ke Singapura, 1.500 ton mangga yang siap ekspor dan ada 300 ton yang sudah akan dikirim untuk ke Vietnam serta rambutan yang sudah di ekspor ke Timur Tengah.

Selain itu juga mengembangkan alpukat khas, alpukat aligator, ada varian mentega. Untuk alpukat sendiri kita sudah kirim ke Kamboja. Di pasar lokal pun peminatnya juga banyak sekali.

Saat ini pertanian Indonesia sudah memiliki sistem canggih dengan kehadiran Agriculture War Room (AWR) dan Komando Strategi Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang bisa berjalan beriringan dengan BOS.

Ia menilai, AWR dan Kostratani akan berhasil dan diakui perannya oleh masyarakat jika mengetahui apa yang harus diperbuat oleh petani sesuai permintaan pasar.

Bos merupakan perusahaan swasta yang mengkoneksikan dengan petani yang diedukasi oleh pihak Konstratani, perusahaan ini juga dikelola oleh anak muda berbasis IT.

sehingga pahan sekali dengan kemauan dan kebutuhan pasar. Dan berbagai upaya terus dilakukan untuk menggenjot nilai ekspor pertanian.

Salah satunya dengan mengembangkan market place berbasis aplikasi yang dikelola oleh para petani milenial.


Itulah informasi mengenai petani muda berasal dari Bali. Semoga informasi yang diberikan dapat memeberikan manfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Perdana Bambu Aceh di Ekspor Hingga ke Turki

Sumber: Independensi.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.