Tahukah Anda kalau taro dan ubi ungu berasal dari dua tanaman yang berbeda? Jika tidak, Anda wajib membaca informasi yang disajikan PTD di bawah ini.

Karena warnanya yang sama-sama ungu, banyak orang menyangka bahwa taro sama dengan ubi ungu, padahal tidak. Taro merupakan umbi yang dihasilkan dari tanaman talas ungu.

Jelas berbeda dengan tanaman ubi, bukan? Perbedaan keduanya juga jelas terlihat dari segi bentuk, tekstur, rasa, dan cara pengolahannya.

Perbedaan Taro dan Ubi Ungu

Untuk lebih jelasnya, PTD akan merinci perbedaan antara taro dan ubi ungu seperti berikut ini:

Baca Juga: Manfaat Ampas Ubi dari Limbah Menjadi Bisnis

Perbedaan dari Segi Bentuk

Jika diamati dari segi bentuknya, taro atau talas ungu berbentuk lonjong dengan ujung tumpul atau cenderung melengkung pada bagian bawahnya.

Sementara bagian atasnya bersambungan langsung dengan batang dan daun yang menyembul diatas tanah. Perlu diketahui pula bahwa umbi taro tidak berwarna ungu melainkan berwarna putih dengan bintik-bintik ungu.

Berbeda dengan taro, ubi ungu berbentuk lonjong dengan ujung runcing pada kedua sisinya. Umbinya memiliki warna ungu cerah seperti lavender hingga ungu gelap. Ubi ungu merupakan tanaman menjalar sehingga ubi ini juga kerap disebut ubi jalar ungu.

taro
pixabay.com

Perbedaan dari Segi Tekstur

Tekstur kedua umbi ini sangat berbeda, di mana taro bertekstur jauh lebih keras dan padat dibanding dengan ubi ungu yang pulen setelah direbus atau dikukus. Tekstur mentah taro pun jauh lebih kasar dari ubi ungu.

Kulit taro juga lebih kasar dan keras dengan permukaan seperti beruas-ruas. Berbeda dengan kulit ubi ungu yang halus dan tipis.

Perbedaan dari Segi Rasa

Rasa taro tidak lebih manis dari ubi ungu. Rasanya mirip seperti kentang, hambar dan sama-sama berpati. Uniknya, taro juga memiliki rasa yang mirip dengan kacang dan vanila jika dikonsumsi secara bersamaan.

Baca Juga: 5 Langkah Mudah Budidaya Ubi Jepang

Perbedaan dari Segi Pengolahan

Baik taro maupun ubi ungu sama-sama bisa dikonsumsi hanya dengan merebus atau mengukusnya. Namun, yang menjadi perbedaan ialah pada tahap persiapannya sebelum diolah.

Jika dikupas kulitnya, taro memiliki getah yang akan menimbulkan rasa gatal bila terkena kulit atau lidah. Sehingga dibutuhkan sarung tangan ketika mengupasnya dan mencuci bersih umbinya dengan air garam sebelum diolah.

Sementara ubi ungu cukup dengan membersihkannya dari tanah yang melekat. Anda tidak perlu mengupas kulitnya sebelum diolah. Berbeda dengan taro bukan?

Selain merebus, mengukus, dan memanggang, berbagai kreasi masakan bisa diolah dari ubi ungu seperti pembuatan kue dan mochi.

Sementara taro biasanya diolah menjadi minuman taro bubble tea, yogurt dan frozen yogurt, pudding, macaroon, kue cubit dan lapis bogor.

ubi ungu
bebeja.com

Perbedaan dari segi Kandungan Nutrisi

Selain tinggi serat, ubi ungu dan taro juga memiliki kandungan nutrisi lainnya. Ubi ungu diketahui kaya akan antioksidan alami yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Antioksidan yang banyak ditemukan pada ubi ungu ialah antosianin dan karoten. Sedangkan taro dilaporkan kaya akan vitamin E, vitamin B, vitamin A, kalium, kalsium, fosfor, dan magnesium.


Nah, itu tadi beberapa perbedaan antara taro dan ubi ungu. Buat sobat PTD jangan sampai salah lagi, semoga bermanfaat.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Panduan Lengkap Budidaya Ubi dengan Stek

Penulis: Ezta SamZ

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • http://www.pertanianku.com/ini-dia-beda-taro-dengan-ubi-ungu/
  • https://hot.liputan6.com/read/4135316/sering-disamakan-ini-perbedaan-taro-dan-ubi-ungu

Sumber gambar utama: pixabay.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.