Sistem Hidroponik

Halo Sobat PTD, pada artikel pertanian kali ini, Pak Tani Digital akan membagikan cara mudah bagi kamu yang ingin menerapkan sistem hidroponik.

Hidroponik saat ini menjadi cara menanam tanaman yang sedang naik daun di kalangan masyarakat. Cara ini, digemari masyarakat saat ini karena mereka bisa menanam tumbuhan tanpa memerlukan lahan dan tanah yang luas.

Untuk masyarakat perkotaan yang padat penduduk pada khususnya, cara ini sangat membantu karena Anda tidak perlu pusing akan menanam dimana, karena Anda bisa menanam dimana saja.

Budidaya tanam secara hidroponik juga memiliki keterbatasan. Cara ini hanya bisa digunakan untuk budidaya tanaman yang umurnya jangka pendek, seperti sayuran dan buah semusim.

Karena teknik media yang digunakan dengan cara ini bukan berasal dari media tanah, dan hanya dapat menopang jenis tanaman yang berakar pendek.

Baca Juga: 5 Langkah Budidaya Selada Hidroponik dengan Mudah

Cara Mudah Budidaya Sistem Hidroponik

Berikut beberapa cara sederhana untuk melakukan budidaya tanam hidroponik bagi pemula, yaitu:

Hidroponik Sistem NFT (Nutrient FilmTechnique)

Teknik hidroponik ini telah dikembangkan sejak tahun 1960 oleh Dr. A.J Cooper di Glasshouse Crops Little Research Institute Litlehampton Inggris. Kemudian mulai dikenal pada tahun 1970.

Teknik ini menjadi salah satu teknik budidaya hidroponik yang paling populer dan paling banyak digunakan dikalangan masyarakat.

Teknik hidroponik NFT adalah teknik budidaya dengan cara menumbuhkan tanaman pada media permukaan air yang berpenopang, pengaturan sirkulasi air oksigen dan pemberian nutrisi secara optimal.

Hidroponik-Sistem-NFT

Berikut cara menanam tanaman dengan teknik hidroponik NFT, diantaranya:

  1. Siapkan beberapa pipa atau talang, dan pompa
  2. Siapkan juga alat media styrofoam dan bak air
  3. Lubangi pipa sesuai dengan jarak tanamnya, jarak lubang yang satu dengan yang lainnya harus dipastikan sama
  4. Susun pipa yang telah dipersiapkan sebelumnya untuk menjadi tempat menanam
  5. Siapkan penampung yang lebih rendah pada ujung pipa
  6. Pasang pompa untuk mengalirkan air dan nutrisi supaya optimal
  7. Cara ini memiliki konsep menanam tanaman dibagian permukaan media, dan hanya bagian akarnya saja yang masuk kedalam air
  8. Jenis tanaman yang bisa ditanam dengan sistem ini adalah jenis sayuran hijau

 

Baca Juga: 5 Tips Mudah Menanam Bayam Hidroponik

Hidroponik Sistem Wick

Hidroponik sistem wick ini tidak kalah popular dengan hidroponik NFC, sistem ini banyak digunakan oleh pemula karena tekniknya yang cukup sederhana dan bisa menggunakan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai.

Dalam teknik budidaya ini, terdapat dua lapisan wadah yang digunakan. Lapisan atas berisi media tanam sedangkan lapisan bawah berisi nutrisi.

Kemudian, kedua wadah tersebut disambungkan dengan sumbu yang akan membawa nutrisi naik ke permukaan.

Tanaman akan ditanam pada media tanam, sehingga tanaman mendapatkan nutrisi dari lapisan atas. Sistem wick ini sangat sederhana, oleh karena itu setiap harinya harus rajin mengecek kondisi dan nutrisnya.

Berbeda halnya dengan teknik hidroponik NFC, teknik ini tidak dapat digunakan untuk budidaya tanaman yang memerlukan banyak air.

Hidroponik Wick (sumbu)

Jenis tanaman yang sebaiknya digunakan adalah jenis tanaman kecil, seperti kangkung, bayam, sawi, dan jenis sayuran berukuran kecil lainnya.

Berikut cara menanam tanaman dengan menggunakan sistem wick, diantaranya:

  1. Siapkan 1 buah botol bekas air mineral berukuran 1 liter
  2. Siapkan pisau dan gunting untuk membuat lubang atau bisa juga menggunakan solder
  3. Sumbu kompor atau kain flanel
  4. Larutan nutrisi
  5. Langkah pertama potong botol menjadi 2 bagian, kemudian lubangi tutupnya
  6. Gabungkan kedua potongan tersebut dengan cara membalik bagian atas botol menghadap kebawah
  7. Pasang sumbu kompor/kain flanel pada lubang tutup botol, pastikan sumbu dapat meyerap air nutrisi
  8. Isi lapisan atas botol dengan media tanam
  9. Kemudian tanam bibit tanaman pada lapisan atas botol
  10. Kemudian isi lapisan bawah dengan larutan nutrisi

Itulah 2 cara sederhana untuk menerapkan sistem hidroponik yang bisa menghemat waktu dan tempat untuk perawatannya. Selamat mencoba.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: 4 Tips Sukses dalam Bertanam Hidroponik Sistem NFT

Penulis: Diya Antika

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.