Ternak Kelinci Bagi Pemula dengan Tips yang Mudah

Ingin ternak kelinci tapi masih pemula? Berikut Pak Tani Digital memberikan tips agar bisa ternak kelinci dengan mudah.

Siapa yang tidak mengenal kelinci? Hewan imut nan lucu yang satu ini termasuk kedalam golongan family mamalia. Sifatnya yang jinak juga menjadikan kelinci sangat populer dan banyak dijadikan hewan peliharaan.

Secara umum kelinci memiliki beberapa jenis ras antara lain kelinci Jawa, Sumatra, American Chincilia, Himalayan, Lyon, dan masih banyaik lagi.

Selain dijadikan sebagai hewan peliharaan, ternyata ada juga jenis kelinci pedaging yang saat ini sudah mulai banyak diternakkan. Dibandingkan dengan jenis hewan pedaging lainnya, kelinci termasuk pedaging unggul karena proses reproduksinya yang cepat.

Untuk memulai usaha ternak kelinci juga cukup mudah karena Anda tidak harus menyiapkan modal yang besar.

Tips Beternak Kelinci Bagi Pemula

Penikmat daging kelinci saat ini sudah mulai bertambah. Oleh karena itu beternak kelinci bisa dijadikan sebagai salah satu peluang untuk menambah penghasilan.

Lalu bagaimana jika Anda seorang pemula yang baru memulai usaha ini?

Jangan khawatir, sebagai panduannya, berikut akan dijelaskan beberpa tips beternak kelinci yang mudah dipraktekkan bagi pemula. Apa saja itu? Ini dia ulasannya.

Pilih Bibit Kelinci Berkualitas

Agar kualitas kelinci pedaging baik, maka Anda harus jeli dalam memilih bibitan kelinci sebelum memulai usaha ternak.

Jika akan memulai usaha ternak kelinci pedaging, maka anda harus memilih kelinci yang memiliki bulu pendek. Selain itu ada beberapa kriteria lain yang juga harus diperhatikan antara lain

  1. Tidak gugup
  2. Tidak cacat
  3. Bulu cerah
  4. Tingkat reproduksinya tinggi
  5. Mata bersih
  6. Aktif dan terawat

Baca juga: Ketahui 5 Langkah Ternak Burung Nuri Merah Sampai Kawin

Berikan Kandang yang Sesuai untuk Tempat Tinggalnya

Kandang merupakan salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan ternak kelinci. Kandang yang buruk akan membuat kelinci stress sehingga kualitas dagingnya juga berkurang.

Beberapa hal yang harus diperhatikan terkait kandang yaitu :

1. Besar Kandang

Kelinci termasuk kedalam jenis hewan yang aktif bergerak. Oleh karena itu Anda harus mempersiapkan kandang yang cukup besar sehingga ia bebas bergerak, Umumnya, luas kandang kelinci memiliki lebar tiga kali ukuran kelinci dilihat dari panjang tubuhnya ke belakang.

2. Jenis Kandang

Ada beberapa variasi jenis kandang yang bisa Anda pilih untuk beternak kelinci. Umumnya, kandang kelinci bisa dibuat dari kayu atau bambu.

Namun untuk lebih kuat, Anda juga bisa membeli kandang dengan bahan alumunium dan kawat. Sebelum menentukan jenis kandang, pastikan dulu budget yang Anda miliki.

Jika Anda berencana beternak kelinci dalam skala besar namun budget terbatas, maka Anda bisa memilih kandang bambu atau kayu yang bisa dibuat sendiri.

3. Jarak Kandang

Jarak kandang kelinci dengan rumah Anda juga harus diperhatikan. Agar tidak menggangu dan menimbulkan masalah kesehatan, maka Anda harus membuat kandang kelinci dengan jarak yang cukup jauh dari rumah.

ternak kelinci
jemplottangan.com

Kenali Cara Mengawinkan Kelinci

Agar anakan yang dihasilkan semakin banyak, maka Anda tidak bisa hanya bergantung pada proses perkawinan alami.

Untuk menghasilkan anakan yang lebih banyak, maka Anda harus mulai mengenal bagaimana cara mengawinkan kelinci yang benar.

Untuk mulai mengawinkan kelinci, Anda haru mengenal tanda-tanda kelinci siap kawin. Ciri-ciri kelinci yang siap kawin bisa dilihat dari tingkah lakunya yang sering gelisah dan mendekati lawan jenisnya.

Sedangkan, secara fisik bisa dilihat dari vulvanya yang berwarna merah jambu. Jika kelinci sudah siap kawin, maka cara mengawinkan kelinci yang harus Anda lakukan yaitu:

  1. Kelinci betina yang sudah siap kawin dimasukkan kedalam kandang kelinci jantan. Dengan memasukkan betina kedalam kandang jantan, maka kelinci jantan akan memiliki rasa percaya diri yang tinggi sehingga proses perkawinan dapat terjadi dengan cepat.
  2. Setelah kelinci betina dimasukkan ke kandang, biarkan beberapa saat hingga kelinci jantan menaiki betina.
  3. Setelah 5 menit proses perkawinan, Anda bisa memisahkan kelinci jantan dan betina. Biarkan kelinci betina beristirahat selama 15 menit. Setelah itu Anda bisa memasukkannya lagi kedalam kandang jantan.
  4. Perhatikan tingkah laku kelinci betina. Jika kelinci menghindar dari jantan, maka tandanya proses perkawinan sudah selesai dan Anda bisa memisahkan kelinci betina dari jantannya.

Kenali Masa Kehamilan Kelinci

Setelah Anda selesai mengawinkan kelinci, maka hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah  melihat masa kehamilan kelinci.

Kelinci yang hamil tidak selalu terlihat secara fisik. Walaupun begitu, Anda bisa melihat dari sifatnya yang berubah. Beberapa sifat yang ditunjukkan dari kelinci betina yang sedang hamil antara lain:

  1. Ketika memasuki fase pertama kehamilan, porsi makan kelinci betina akan mengalami peningkatan dan akan terus bertambah seiring bertambahnya kehamilan. Selain itu kelinci betina juga akan terlihat semakin agresif
  2. Ketika kehamilan sudah semakin lama, maka perut akan terlihat semakin membesar.
  3. Ketika memasuki masa-masa akhir kehamilan menjelang kehamilan, kelinci betina biasanya akan membuat sarang untuk meletakkan anak-anaknya nanti.
ternak kelinci
dzargon.com

Baca juga: Mulai Beternak Jangkrik dengan Langkah-Langkah Ini

Tangani Proses Kelahiran Kelinci

Proses kelahiran kelinci merupakan salah satu proses penting yang membutuhkan penanganan khusus.

Ketika kelinci betina yang hamil sudah menunjukkan tanda-tanda kelahiran, maka ada beberapa hal yang harus Anda lakukan seperti :

  1. Siapkan tempat yang nyaman bagi anak-anak kelinci yang baru lahir. Jaga ruangan untuk anak-anak kelinci dari berbagai cuaca ekstrem seperti panas, dingin, dan juga angin kencang.
  2. Jaga asupan nutrisi induk kelinci pasca melahirkan. Jangan sampai Anda meninggalkan induk kelinci kekurangan makanan, karena kemungkinan besar ia akan memakan anaknya yang baru lahir.
  3. Jika anak kelinci yang dilahirkan banyak dan ada yang tidak mendapat asupan susu dari induk, maka Anda bisa menitipkannya ke kelinci betina yang lain sehingga asupan susunya terpenuhi.

Itulah tadi beberapa tips beternak kelinci yang bisa dilakukan oleh pemula. Sangat simple dan mudah sekali bukan? Untuk bisa mendapatkan hasil panen yang melimpah dengan daging yag berkualitas

Maka Anda juga harus rutin melaukan pengecekan dan perawatan kelinci. Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kebersihan kandang sehingga kelinci terhindar dari penyakit.


Itulah beberapa cara ternak kelinci sebagai pemula, semoga bermanfaat. Selamat mencoba sobat PTD.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca juga: Cara Ternak Ayam Arab Pedaging dengan Mudah

Penulis: Novita Awalia Rahmah

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • http://ilmubudidaya.com/cara-budidaya-kelinci

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.