perbedaan cappuccino

Siapa nih yang masih belum tahu perbedaan rasa kopi kesukaan anak muda? Biar kamu nggak bingung lagi, yuk simak artikel kali ini. PTD akan kasih tahu apa aja perbedaan ketiganya.

Hai sobat muda, apakah kalian sering nongkrong di kafe atau coffee shop? jika iya pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan ketiga minuman yang sering di jumpai di kedai coffee berkelas itu.

Apa saja coffee yang bisa di jumpai saat kalian nongkrong di café. Yaitu coffee cappuccino, latte, dan flat white.

Ketiga coffe di atas menjadi primadona coffee saat kaum milenial nongkrong di kedai berkelas. Lalu apa yang membedakan ketiga coffe di atas? pada dasarnya ketiga kopi di atas memiliki komposisi yang sama yaitu di buat dari textured milk dan espresso.

Yang membuat mereka beda adalah takaran dari dua komposisi tadi. Jadi tentunya perbedaanya berada pada barista (orang yang meracik coffee) yang sudah di latih untuk membuat coffee di kedai tersebut.

Biasanya barista di sebuah café sudah di latih terlebih dahulu sebelum di pekerjakan di café atau coffee shop.

Meskipun ketiga minuman tersebut memiliki komposisi yang sama, yaitu espresso dan susu. Namun ketiga minuman tersebut memiliki rasa yang berbeda antara satu dengan yang lainya.

Di karenakan ketiga minuman tersebut memiliki jumlah takaran susu dan banyaknya foam yang ditambahkan ke dalam espresso berbeda-beda.

Perbedaan Rasa Kopi

Jadi rasa dari ketiga minuman tersebut berbeda. Untuk mengetahui lebih lanjut perbedaanya kalian semua bisa lihat ulasan di bawah ini.

Baca Juga: Ini Dia 12 Jenis Minuman Kopi, Pecinta Kopi Wajib Tahu

Cappuccino

Cappucino adalah minuman tradisional yang beasal dari italia. Cappuccino sendiri biasanya memiliki ciri khas yaitu froth susu yang biasanya di-garnish dengan bubuk coklat.

Cappucino sendiri memiliki perbedaan dengan minuman lainnya yang memiliki komposisi yang sama. Perbedaanya sendiri biasanya berada pada takaran yang di lakukan oleh barista coffee tersebut.

Untuk takarannya sendiri sebagai berikut:

  1. 1/3 espresso
  2. 1/3 steamed milk
  3. 1/3 milk froth

Jadi cappuccino adalah coffee yang di takar dengan komposisi espresso, susu steamed, dan froth susu, dengan kadar rata 1/3 pada setiap komposisi.

Pada dasarnya cappuccino memiliki tampilan froth susu yang begitu tebal dengan garnish bubuk coklat di pinggirnya. Yang perlu kita ketahui bahwa cappuccino sendiri tidak memiliki art/pola gambar di atas permukaanya.

cappuccino

Latte

Latte sendiri adalah minuman yang memiliki rasa sedikit milky di bandingkan dengan cappuccino. Hal ini di sebabkan saat proses pembuatannya steaming pada susu yang akan di gunakan untuk membuat latte.

Steaming susu sendiri adalah proses pemanasan susu hingga berada pada tempratur yang kita inginkan, untuk menghasilkan micro foam pada latte. Foam yang di hasilkan biasanya cenderung lebih halus dan tidak tebal seperti cappuccino.

Untuk komposisi takaran latte sebagai berikut:

  1. Double shot espresso (sekitar 60 ml).
  2. Susu yang di-steam, biasanya hampir secangkir penuh.
  3. Micro foam kira-kira hanya setebal 1 cm di lapisan atasnya.

Untuk mengetahui apkah minuman yang kita pesan adalah latte, biasanya saat kita minum pertama kali akan terasa sekali rasa coffee yang halus. Dengan ciri khas rasa coffee milky yang lebih banyak di bandingkan dengan cappuccino.

latte

Baca Juga: Pamor Mulai Naik, Kopi Liberika Memiliki Cita Rasa Premium

Flat White

Flat white merupakan minuman yang tidak bisa kita ketahui keaslinnya. Karena flat white sendiri biasanya memiliki cita rasa yang berbeda di setiap café yang kita kunjungi.

Flat white sendiri biasanya memiliki ciri khas masing-masing di setiap racikannya. Rasanya sendiri biasanya di tentukan oleh barista yang menyajikannya.

Meskipun memiliki komposisi yang sama dengan cappuccino dan latte, namun flat white di setiap café atau coffe shop yang kita kunjungi tentu memiliki rasa yang sedikit berbeda di karena kan barista yang menyajikanya juga memiliki ciri khas racikan yang berbeda.

Bahkan di negara inggris untuk rasa flat white ini mereka memiliki racikan khusus yang akan membedakan secara rasa dengan negara-negara lain.

Untuk minuman flat white sendiri biasanya akan di sajikan dalam dua variasi yang berbeda. Variasi ini tergantung di mana kita membelinya di café atau coffe shop. Untuk variasinya bisa kita simak ulasan berikut:

1. Tanpa Foam

Variasi ini mungkin yang sering kita jumpai di café-café pada umumnya. Untuk paduan komposisinya, biasanya espresso (dalam shot standar) dikombinasikan dengan susu yang di-steam.

2. Dengan Foam

Sementara variasi flat white dengan foam biasanya akan sering kita jumpai saat kita membeli latte di coffee shop. Untuk latte dengan variasi foam biasanya barista yang meracik latte nya sendiri.

Untuk hal ini memiliki keterampilan khusus untuk membuat textured milk-nya, yang mana si barista harus membuat micro foam yang benar-benar halus namun terasa.

Untuk mengetahui minuman flat white atau bukan, biasanya saat pertama kali meminum kita akan merasakan rasa kopi yang begitu kuat namun memiliki tekstur yang lembut.


Demikianlah perbedaan dari setiap rasa kopi yang sering kita jumpai di café maupun coffee shop. Cappuccino, latte dan flat white memang memiliki komposisi yang sama namun cita rasa yang berbeda satu dengan lainya. Semoga bermanfaat.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Apa Benar Minum Kopi Bisa Membuat Kurus ?

Penulis: Ahmad Masruchi Anwar

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.