16 Jenis Pupuk Kimia yang Sering Digunakan oleh Petani

Mau tahu 16 jenis pupuk kimia yang sering dipakai oleh para petani? Yuk, simak artikel berikut ini.

Seperti yang kita ketahui bahwa pemupukan merupakan hal esensial bagi di dunia pertanian. Pupuk sendiri terbagi atas pupuk organik dan pupuk anorganik atau pupuk kimia.

Penggunaan pupuk kimia sebenarnya tidak dianjurkan karena menyebabkan pencemaran lingkungan dan dapat berdampak negatif bagi kesehatan, namun saat ini, penggunaan pupuk kimia cenderung lebih umum karena lebih murah dan mudah.

Selain itu, pupuk kimia memberikan hasil yang lebih cepat dibandingkan dengan pupuk organik. Hal ini disebabkan pada pupuk organik, unsur makro dan mikro yang diperlukan oleh tumbuhan harus melalui proses pemecahan atau pelapukan terlebih dahulu.

Sedangkan pada pupuk kimia unsur tersebut langsung tersedia tanpa melalui proses pemecahan atau pelapukan. Tiga unsur utama dalam pupuk kimia adalah N, P, dan K yang merupakan nutrisi makro yang dibutuhkan oleh tanaman.

16 Jenis Pupuk Kimia

Berdasarkan bentuknya, pupuk dibagi menjadi pupuk padat dan cair. Sedangkan berdasarkan kandungannya, pupuk dibagi menjadi pupuk tunggal yaitu pupuk yang hanya menyediakan satu kandungan unsur dan pupuk majemuk yang mengandung beberapa unsur.

Nah, berikut ini adalah 16 jenis pupuk yang sering digunakan oleh petani dan wajib Anda ketahui:

Baca Juga: Dampak Positif dan Negatif Penggunaan Pupuk Kimia

Pupuk NPK Phonska

Pupuk NPK Phonska diproduksi oleh BUMN yaitu PT. Petrokimia Gresik yang merupakan produsen pupuk terbesar di Indonesia.

Pupuk NPK Phonska merupakan pupuk yang disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya lebih murah. Pupuk ini juga merupakan pupuk NPK yang paling sering digunakan oleh petani.

Pupuk-NPK
rauf-purnama.com

Pupuk NPK Basf 15-15-15

Pupuk NPK Basf 15-15-15 adalah pupuk majemuk yang mengandung 5 unsur makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tanaman. Pupuk ini berwarna biru pudar berbentuk granul dan biasanya dikemas menggunakan plastik.

Pupuk NPK Mutiara 16-16-16

Pupuk NPK Mutiara 16-16-16 berwarna biru langit dan berbentuk granul, serta mudah larut dalam air. Pupuk mutiara digunakan pada semua tanaman  termasuk pangan, sayuran, dan perkebunan. Kandungan utama pupuk ini adalah N (16%), P (16%) dan K (16%).

Pupuk Phospat

Pupuk phospat merupakan pupuk yang banyak digunakan di masyarakat yaitu pupuk TSP, SP 36, dan SP 18. Unsur P terdapat di seluruh sel tanaman yang menyusun jaringan seperti fitin, asam nukleat dan fosfolipida.

Pupuk TSP-kandungan fosfor 46%

Pupuk SP 36-kandungan fosfor 36%

Pupuk SP 18-kandungan fosfor 18%

Unsur fosfor berperan dalam dalam pertumbuhan sel, pembentukan rambut akar dan akar halus, memperbaiki kualitas tanaman, pembentukan bunga, buah, dan biji serta memperkuat daya tahan tanaman.

Pupuk ZA

Pupuk ZA adalah pupuk nitrogen dengan kadar rendah. Pupuk ZA mengandung amonia 20% dan belerang 23%. Pupuk ZA berwarna oranye dan putih serta berbentuk kristal.

Pupuk ZA mudah larut dalam air dan tidak menghisap air. Kandungan senyawa kimia pupuk ZA stabil sehingga tahan disimpan dalam waktu yang lama. Pupuk ZA dapat diaplikasikan pada semua jenis tanaman.

Baca Juga: Pembuatan Pupuk Bokashi Skala Pertanian Maupun Rumah Tangga

Pupuk Urea

Pupuk urea adalah pupuk nitrogen dengan kadar tinggi. Nitrogen merupakan unsur hara makro yang diperlukan oleh tanaman.

Warna pupuk urea adalah putih dengan bentuk kristal dan mudah larut dalam air dan mudah menghisap air, oleh sebab itu pupuk ini harus disimpan di tempat yang kering serta tertutup rapat.

Pupuk-Urea
servertanamania.net

Pupuk Cantik

Pupuk yang satu ini merupakan pupuk majemuk yang mengandung unsur Nitrogen dan Kalsium. Pupuk ini berwarna putih susu dan berbentuk granul, dan mudah larut dalam air serta  udah diserap oleh akar tanaman.

Hara yang terkandung dalam pupuk cantik adalah Nitrogen sebesar 27% dan Kalsium sebesar 17%.

Pupuk Kalium Sulfat

Pupuk ini merupakan pioneer pupuk kalium di Indonesia. Pupuk kalium sulfat merupakan pupuk majemuk yang mengandung kalium oksida dan asam belerang, pupuk ini secara umum dikenal dengan nama ZK.

Pupuk ZK berbentuk butiran kecil dan berwarna putih. Pupuk ini bersifat hrigroskopis dan bereaksi asam saat diaplikasikan ke tanah.

Pupuk Kalium Klorida

KCl merupakan pupuk jenis kalium klorida yang paling umum digunakan oleh petani. Biasanya, pupuk KCl berwarna putih atau merah.

Pupuk ini cocok diaplikasikan pada tanaman yang toleran terhadap Cl dan juga cocok diaplikasikan pada tanah dengan kandungan Cl yang rendah.

Pupuk Dolomit

Pupuk dolomit secara umum diaplikasikan untuk mengapur tanah yang asam, pupuk ini mengandung kalsium oksida dan magnesium oksida 47% dan kalsium karbonat serta magnesium karbonatnya 85%.

Pupuk ini mengandung unsur kalsium dan magnesium. Diantara jenis-jenis kapur lainnya yang digunakan di bidang pertanian, dolomit merupakan kapur yang paling populer digunakan di Indonesia.

Pupuk Kalsium

Jika pemberian kalsium tanaman tidak terpenuhi dengan pemberian dolomit, maka dapat diatasi dengan pemberian pupuk kalsium yang diberikan dengan semprotan.

Beberapa jenis pupuk kalsium yang daat ditemukan di pasaran antara lain pupuk kalsium cap cap tawon, cap kumbang, Agrical, Anrin, dan Powder Call.

Kapur Tohor

Kapur tohor merupakan hasil pembakara kapur mentah (kalsium karbonat atau CaCO3) pada suhu ±90℃. Kapur digunakan untuk menaikkan pH tanah, selain itu juga berfungsi untuk meningkatkan ketersediaan hara dan menetralisir senyawa beracun.

Pupuk Daun

Pupuk daun adalah pupuk pelengkap yang secara umum diaplikasikan dengan penyemprotan ke daun dan seluruh bagian tanaman.

Pupuk akar secara umum hanya mengandung unsur hara makro, sementara unsur hara mikro juga esensial bagi tanaman, jadi pemberian pupuk daun sebaiknya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara mikro tanaman.


Nah, itu tadi ke-16 jenis pupuk kimia yang sering dipakai oleh petani. Walaupun berbahaya bagi kesehatan, tetapi karena lebih mudah penggunaannya membuat banyak yang meminatinya.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Berikut Cara Membedakan Pupuk Asli dan Palsu

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber gambar utama: puan.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.