kacang tanah organik

Mau tahu cara budidaya kacang tanah organik? yuk, jadiin artikel ini sebagai panduang kamu ya.

Tahukah Anda jika kacang tanah dikenal sebagai salah satu jenis tanaman yang paling banyak ditanam di Indonesia?

Penanaman kacang tanah organik sendiri sering dijadikan pilihan oleh para petani sebagai komoditas tanaman tumpang sari atau tanaman sela.

Kacang tanah sendiri mampu tumbuh dengan baik di daerah yang subur dengan curah hujan sedang. Kacang tanah dapat tumbuh secara optimal pada ketinggian 50-500 meter mdpl.

Tanah dengan tekstur gembur dan subur merupakan jenis tanah ideal untuk menanam kacang tanah.

Cara Budiaya Kacang Tanah Secara Organik

Tanaman organik bebas pestisida kimia saat ini semakin banyai diburu oleh masyarakat karena diklaim lebih sehat. Bagi Anda yang tertarik untuk melakukan budidaya kacang tanah secara organik, ini dia beberapa langkah yang harus dilakukan:

Baca Juga: 5 Tahapan Budidaya Selada Romaine Organik

Persiapan Benih

Ketika akan menyiapkan benih, maka Anda harus mengenali varietas kacang tanah unggul yang umum ditanam oleh petani.

Secara umum, ada tiga jenis varietas kacang tanah yang terkenal di Indonesia yaitu kacang Brul, kacang Cina, dan juga kacang Holle.

Langkah-langkah yang harus dilakukan pada proses penyiapan benih antara lain:

  1. Ambil benih dari buah yang sudah tua dan berumur 100 hari. Ciri-ciri biji kacang yang siap dijadikan benih yaitu memiliki warna kehitaman dan sudah tidak memiliki selaput pada bagian dalam kulitnya.
  2. Lakukan sortasi dan penjemuran selama 4 sampai 5 hari. Jika tidak langsung ditanam dan akan disimpan di gudang, maka benih kacang jangan dibuka dari kulitnya. Anda bisa mengupas benih kacang dari kulit jika benih tersebut sudah siap untuk ditanam di lahan.
kacang tanah
agrokomplekskita.com

Pengolahan Lahan

Tahap-tahap yang harus dilakukan pada persiapan dan pengolahan lahan kacang tanah organik antara lain:

Pembajakan/Penggemburan

Tanaman kacang tanah sangat menyukai lahan dengan tekstur tanah yang gembur. Oleh karena itu, sebelum melakukan penanaman pastikan untuk menggemburkan lahan terlebih dahulu. Untuk menetralkan pH tanah, Anda juga bisa menambahkan bubuk kapur sebanyak 2 ton per hektar pada tanah yang sudah dibajak lalu diamkan selama 2 hari.

Pemupukan Dasar dan Pemberian Agen Rhizobium

Untuk pemupukan dasar, gunakan pupuk kandang seperti pupuk kotoran ayam atau kambing. Selain pemberian pupuk dasar, Anda juga bisa menambahkan agen Rhizobium yang akan bersimbiosis bersama dengan akar kacang.

Fungsi dari pemberian Rhizobium sendiri yaitu untuk membantu mengikat Nitrogen (N) yang ada didalam tanah.

Pembuatan Saluran Pengairan

Jangan lupa untuk membuat saluran drainase sehingga akar tanaman tidak tergenang oleh air ketika musim hujan. Buat saluran drainase dengan lebar 20 cm dan kedalaman 25-30 cm.

Baca Juga: Yuk, Ketahui Manfaat Makanan Organik Bagi Kesehatan

Penanaman Kacang Tanah

Penanaman kacang tanah dapat dilakukan secara tugal dengan jarak tanam antara tanaman sekitar 25×25 cm. Untuk menanam kacang pada lahan seluar 1 hektar, Anda membutuhkan sekitar 50 kg benih kacang tanah.

Buat lubang tanam dengan kedalam sekitar 2-3 cm. Tiap satu lubang tanam, Anda bisa memasukkan biji kacang 1-2 biji per lubang. Proses penanaman kacang tanah paling baik dilakukan pada awal musin hujan.

Jika sudah selesai ditanam, lakukan penyiraman secara rutin, Benih kacang akan berkecambah dalam kurun waktu 4-7 hari.

lahan tanam kacang tanah organik
sentrabudidaya.com

Perawatan Kacang Tanah

Jika sudah selesai melakukan penanaman, maka langkah selanjutnya adalah melakukan perawatan. Jenis perawatan yang bisa dilakukan adalah pemupukan, penyiangan gulma dan juga pengendalian hama penyakit.

Proses pemupukan tanaman kacang dilakukan dengan menggunakan jenis pupuk yang mengandung fosfor. Pupuk fosfor berguna untuk merangsang buah kacang agar lebat dan memiliki kualitas yang bagus.

Untuk memperbanyak biji kacang ketika panen, Anda juga disarankan untuk melakukan penyiangan dan pembubuhan tanah secara rutin.

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman kacang tanah antara lain serangan ulat grayak, ulat jengkal hingga penyakit layu dan bercak daun.

Untuk mengatasi hama dan penyakit, ada berbagai cara yang bisa dilakukan antara lain melakukan pergiliran tanaman, penyiangan gulma secara ruitnm sanitasi lingkungan, hingga menanam tanaman yang tahan terhadap penyakit.

Pemanenan

Kacang tanah sudah bisa dipanen ketika berusia kurang lebih 90 hari. Ciri-ciri kacang tanah yanh siap panen yaitu daunya mulai menguning dan juga batangnya yang mulai mengeras.

Untuk lebih mudahnya, Anda juga bisa mengecek langsung dari buahnya. Jika buah kacang sudah terisi penuh oleh biji, maka hal tersebut menandakan bahwa tanaman kacang sudah siap untuk dipanen.


Itulah tadi beberapa cara budidaya tanaman kacang tanah organik yang bisa dilakukan. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Selamat mencoba.

Baca Juga: 5 Tips Budidaya Kangkung Darat Organik Bagi Pemula

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • https://alamtani.com/budidaya-kacang-tanah-organik/
  • https://agrokomplekskita.com/pedoman-budidaya-kacang-tanah/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.