Banyuwangi Kembangkan Destinasi Kreatif Berbasis Kopi

Pemerintah telah kembangkan destinasi jreatif berbasis kopi. Mau tau informasinya? Berikut ulasan mengenai info tersebut!

 Destinasi Kreatif Berbasis Kopi

Perkebunan Kopi Malangsari Banyuwangi dikenal salah satu penghasil terbaik nusantara yang diminati pasar Italia, yang dikelola oleh PTPN XII terletak di wilayah pegunungan selatan Banyuwangi yang terkenal dengan produk “kopi lanang”-nya.

Desember lalu, Perkebunan Malangsari mengirim 45 ton kopi robusta ke Italia yang merupakan tahap pertama dari rencana ekspor 1.300 ton pada akhir tahun ini. Selain Italia, kopi itu juga bakal diekspor ke Inggris, Swiss, Jerman, Australia dan Jepang.

Pada awal Desember 2019, kopi dari Perkebunan Selogiri Banyuwangi yang terletak di kaki Gunung Ijen juga telah mengekspor 378 ton kopi ke Italia dan Inggris.

Berada di ketinggian di atas 400 mdpl, hawa sejuk pegunungan akan mengiringi perjalanan ke kebun kopi yang berada di Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan kalibaru, Banyuwangi ini.

Di lokasi tersebut, kini tengah dikembangkan wisata edukasi kopi. Wisatawan diajak melihat kebun kopi, proses pengolahan kopi dari hulu ke hilir, hingga mencecap cita rasa kopi “lanang” robusta.

Peran Pemkab Pada Destinasi Kreatif Kopi

destinasi kopi
merdeka.com

Baca juga: Pamor Mulai Naik, Kopi Liberika Memiliki Cita Rasa Premium

Pemkab terus berupaya mendorong perkembangan wisata di Banyuwangi. Salah satunya berkolaborasi dengan BUMN menciptakan destinasi kreatif dengan mengoptimalkan aset yang ada.

Karena di hamparan kebun kopi ini, pengunjung bisa menyaksikan bagaimana proses pembibitan kopi yang unggul, hingga memproses biji kopi menjadi bubuk kopi premium.

Tidak hanya sekadar menghasilkan produk mentah, tapi juga mampu melakukan hilirisasi yang menghasilkan produk bernilai tambah tinggi.

Tidak hanya itu Pemkab Banyuwangi juga menggelar berbagai pelatihan proses pengolahan kopi berkolaborasi dengan berbagai intitusi, termasuk dengan BPPT.

Untuk membantu sejumlah SMK jurusan agro kopi mengembangkan usaha kopi. Sejumlah bank-bank nasional juga ajeg menggelar pelatihan kopi dan pengolahan coklat untuk anak muda yang tertarik mengembangkan bisnis kopi.

Tempat ini  akan didesain wisata edukatif yang kreatif. Kami rancang menjadi tempat belajar bersama untuk menghasilkan kopi yang berkualitas tinggi yang akan menjadi kesan bagi setiap wisatawan.

Secara topografi sangat pas untuk pengembangan kopi robusta karena proses tanam dan petik kopi di sini diperhatikan dengan baik. Untuk citarasa yang kaya disarankan melakukan penyerbukan dan bibit unggul dengan kombinasi rasa asam  dengan karamel coklatnya.


Itulah informasi mengenai destinasi kreatif pemkab terhadap kopi. Semoga informasinya bermanfaat ya sobat PTD!

Baca juga: Banyuwangi Kembali Ekspor Kopi Robusta, Tujuannya Swiss Hingga Inggris

Sumber: detik.com

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.