Langkah Cepat Melakukan Pembibitan Nenas

Nanas merupakan salah satu buah hortikultura Indonesia yang sangat prospektif. Hal ini karena Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis, cocok dengan habitat buah nanas. Buah dengan nama latin Ananas comosus (L.) Merr. ini memiliki rasa yang asam manis, sehingga banyak orang yang menyukainya.

Besarnya Permintaan dan Produksi Nenas

Di setiap tahunnya, Indonesia memproduksi buah nanas dengan jumlah yang besar. Seperti pada tahun 2017 Indonesia berhasil memproduksi buah nanas lebih dari 2 juta ton. 200 ribu ton diataranya diekspor di luar negeri. Besarnya produksi buah nanas tak lepas dari jumlah permintaan pasar.

Saat ini masyarakat telah mengetahui akan manfaat dari buah nanas, antara lain kandungan nutrisi di dalamnya. Selain itu, buah nanas juga dapat dikonsumsi baik secara segar maupun hasil olahan seperti selai, dodol, keripik, sirop, dan hasil olahan nanas lainnya.

Besarnya permintaan dari masyarakat ini menjadi salah satu peluang baik bagi para pengusaha perkebunan nanas. Terutama para pengusaha di daerah-daerah sentra buah nanas, seperti Lampung, Jambi, Jawa Timur, dan lainnya.

Kendala Dalam Menanam Nenas

Sama halnya seperti tanaman perkebunan lainnya, banyak tantangan yang dapat menghambat jalannya produksi buah nanas. Salah satunya ketersediaan bibit yang seragam dan dengan jumlah yang besar.

Namun, masalah tersebut dapat diatasi dengan pembibitan nenas secara vegetatif yaitu setek. Tanaman nanas sendiri dapat di biakkan melalui cara generatif yaitu dengan penanaman biji. Sedangkan dengan cara vegetatif tanaman nanas yang biasa dilakukan adalah setek.

Baca Juga: Cara Mudah Menanam Wortel Bagi Pemula

Setek, SOLUSI Bibit Nenas

Setek merupakan salah satu cara pembiakan atau pembibitan nenas secara vegetatif. Keunggulannya dari cara ini adalah akan didapatkan bibit yang memiliki keseragaman dan bisa diproduksi dengan jumlah yang banyak. Selain itu pembibitan nanas secara setek juga lebih murah dan cepat sehingga dapat menekan biaya produksi. Bagian tanaman Nanas yang dapat digunakan sebagai bahan setek adalah bagian batang bertunas, bagian daun, dan mahkota nanas. Bahan stek didapat dari tanaman nanas yang sudah berbuah.

Langkah Memperbanyak Tanaman Nenas Melalui Setek

A. Menyiapkan bahan setek

Persiapan setek pada batang tunas

  • Bongkar tanaman Nanas, lalu bersihkan dari daun-daun kering dan akar
  • Potong batang yang tidak berdaun sekitar 1-2 cm, lalu belah menjadi 2-4 bagian. Usahakan dalam pemotongan tidak mengenai mata tunas atau calon

Persiapan setek pada batang berdaun

  • Potong batang nanas yang berdaun setebal kurang lebih 1 cm dengan menyertakan satu helai daun perpotongan

Persiapan setek pada mahkota daun

  • Ambil mahkota dari buah nanas
  • Jika ukuran meristem pada mahkota panjang maka dapat dipotong setebal sekitar 1 cm
  • Kurangi jumlah daun yang melekat pada mahkota
  • Belah mahkota menjadi 4 bagian

Baca Juga: Cara Menanam Sayur di Rumah dengan Urban Gardening

B. Perlakuan setelah Setek

  • Rendam potongan batang dan mahkota ke dalam larutan fungisida selama 5 menit lalu kering anginkan
  • Bahan setek batang yang tak berdaun: Posisikan ujung belahan mengarah ke bawah dan punggungnya mengarah keatas, tutup potongan tersebut dengan media setebal 1,5-2 cm
  • Setek batang berdaun dan Mahkota: Setek siap ditanam pada media pasir dengan jarak 5 cm
  • Pada umur 7-10 hari dilakukan penyiraman sesedikit mungkin supaya permukaan bekas pemotongan menjadi kering dan keras
  • Memindahkan bibit pada bedengan penyemaian atau polybag saat berumur 3-5 bulan. Gunakan media berisi campuran tanah, pupuk, dan pasir dengan perbandingan yang sama
  • Setelah 6-7 bulan benih siap ditanam di lapangan

Nah, itu dia cara melakukan pembibitan nenas atau memperbanyak benih tanaman nanas melalui metode setek. Diharapkan dengan cara ini petani dapat menghasilkan bibit dengan keseragaman dan jumlah yang banyak, tentu dengan waktu yang lebih singkat. Silahkan berkomentar di bawah bila ada yang mau didiskusikan ya.

Penulis : Dino Laferda

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.