jenis-jenis gulma

Kamu sebagai petani wajib tahu jenis-jenis gulma yang dapat merusak tanaman. Di artikel berikut ini PTD akan membagikan ulasannya untuk kamu.

Gulma merupakan tanaman liar yang tidak diharapkan dan tumbuh di lahan pertanian sehingga mengganggu tanaman utama karena akan berkompetisi hara, air dan cahaya sehingga gulma merupakan tanaman pengganggu budidaya.

Pengaruh gulma tidak terlihat secara nyata atau langsung karena berjalan lambat, berbeda dengan hama atau penyakit tanaman. Walaupun begitu, kerugian yang diakibatkan oleh gulma dapat dikatakan besar.

Jenis-Jenis Gulma yang Mengganggu Tanaman

Berikut ini jenis-jenis gulma yang mengganggu tanaman yang wajib di ketahui petani:

Baca Juga: Kenali Hama Wereng Batang Coklat pada Padi dan Cara Mengatasinya

Gulma Berdasarkan Ciri-Ciri yang Dimiliki

Berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki, gulma dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu: teki, rumput, dan gulma dengan daun lebar. Berikut adalah penjelasannya:

Gulma Kelompok Teki

Gulma teki-tekian memiliki umbu batang di dalam tanah sehingga dapat bertahan lama hingga berbulan-bulan sehingga gulma ini susah dikendalikan secara mekanik. Contohnya adalah teki ladang (Cyperus rotundus).

gulma jenis teki
www.greeners.co

Gulma Kelompok Rumput

Gulma golongan rumput memiliki daun seperti golongan teki, namun memiliki stolon.

Stolon berada dalam tanah sehingga gulma kelompok rumput juga sulit diatasi dengan pengendalian mekanik. Contoh gulma kelompok ini adalah alang-alang (Imperata cylindrica).

Gulma Berdaun Lebar

Yang termasuk kelompok ini adalah gulma dari ordo Dicotyledonae, biasanya tumbuh di akhir masa budidaya. Secara umum gulma ini berkompetisi cahaya. Contoh gulma dari kelompok ini adalah daun sendok.

Gulma Berdasarkan Jenis

Sementara berdasarkan jenisnya, gulma dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok sebagai berikut :

Gulma Setahun (annual weeds)

Gulma setahun adalah gulma yang siklus hidupnya selesai dalam waktu kurang dari satu tahun atau paling lama satu tahun. Gulma ini juga sering disebut sebagai gulma semusim karena kebanyakan umurnya hanya seumur tanaman semusim.

Sebenarnya gulma ini mudah dikendalikan, namun kenyatannya banyak petani yang mengalami kesulitan karena gulma ini menghasilkan biji dalam jumlah yang banyak dan memiliki masa dormansi biji yang panjang.

Contoh gulma jenis ini antara lain: Limnocharis flava, Fimbristylis littoralis, dan Echinochloa crusgalli.

Baca Juga: Ternak Ayam Diserang Hama Gurem? Ini Dia 5 Cara Membasminya

Gulma Dua Tahun (biennial weeds)

Gulma dua tahun adalah jenis gulma yang menyelesaikan siklus hidupnya antara satu sampai dua tahun. Tahun pertama merupakan fase vegetatif dan tahun kedua merupakan fase generatif.

Yang termasuk gulma dalam jenis ini antara lain: Circium altissimum, Artemisia biennis, dan Dipsacus sylvetris.

gulma_tanaman
anekacaraini.blogspot.com

Gulma Tahunan (perennial weeds)

Gulma ini merupakan gulma yang hidup lebih dari dua tahun. Pada umumnya gulma ini berkembang biak memalui biji, namun banyak juga yang berkembang biak secara vegetatif.

Saat kekurangan air, bagian gulma yang diatas tanah akan mengering, namun saat terdapat air yang cukup untuk tumbuh, gulma ini akan bersemi kembali.

Gulma Berdasarkan Habitat

Berdasarkan tempat hidup atau habitatnya, gulma dikelompokkan menjadi gulma darat dan gulma air.

Gulma Darat (terresial weeds)

Gulma ini tumbuh di tanah atau daratan, contohnya antara lain : Imperata cylindrica, Cynodon dactylon, Amaranthus spinosus, dan lain-lain.

Gulma Air (aquatic weeds)

Gulma air adalah gulma yang tumbuh di air, gulma ini dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu gulma yang tumbuh di air garam dan air tawar.

Gulma air garam hidup pada kondisi seperti air laut, seperti di hutan bakau. Contoh gulma air garam adalah Acrosticum aureum dan Enchalus acoroides.

Sementara untuk gulma air tawar dibedakan lagi menjadi dua yaitu:

  1. gulma yang mengapung seperti Salvinia cuculata dan Eichornia crassipes.
  2. gulma yang tenggalam contohnya Ultricularia gibba, Hydrilla verticillata dan Ottelia alismoides.
  3. gulma yang sebagian tenggelam dan sebagian mengapung, contohnya : Nymphae, Scleria poaeforis, dan Leersia hexandra.

Itulah artikel mengenai klasifikasi dan jenis-jenis gulma, semoga bermanfaat!

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Cara Mengendalikan Hama Lalat Buah yang Ramah Lingkungan

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber gambar utama: pertanianku.com

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.